Momentum Hari Lahir Pancasila, Balikpapan Didorong Jadi Contoh Penerapan Nilai Kebangsaan

KALTIMHUB, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah derasnya tantangan global. Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Adwar Skenda Putra, dalam seminar kebangsaan yang digelar di Balikpapan, Rabu (3/6/2025).

Menurut Adwar, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan ideologi pemersatu bangsa yang harus terus dijaga dan dihidupkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai, di era globalisasi yang ditandai dengan perubahan cepat dalam bidang politik, ekonomi, budaya, dan teknologi, Pancasila menjadi pondasi kokoh yang menjaga keutuhan Indonesia.

“Kelima sila dalam Pancasila, dari Ketuhanan Yang Maha Esa hingga Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bukan hanya konsep, tapi harus menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Adwar menegaskan, ketika seluruh elemen masyarakat mengamalkan nilai-nilai Pancasila, maka cita-cita Indonesia Raya dapat terwujud secara nyata. Ia juga menyoroti peran strategis Balikpapan sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Masyarakat Balikpapan, katanya, harus menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila seperti toleransi, gotong royong, dan semangat persatuan.

“Pancasila harus tercermin dalam setiap kebijakan publik, pelayanan masyarakat, hingga interaksi antarwarga. Kota ini harus menjadi wajah yang mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa,” tegasnya.

Lebih jauh, Adwar berharap melalui seminar kebangsaan ini lahir pemahaman yang lebih mendalam terhadap Pancasila, bukan hanya sebatas teori, tetapi juga penerapan nyata di bidang sosial, budaya, dan pembangunan daerah. “Pancasila harus menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan di semua sektor—pemerintahan, pendidikan, ekonomi, hingga keluarga,” tambahnya.

Menutup penyampaiannya, Adwar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga warisan para pendiri bangsa dengan menjadikan Pancasila sebagai napas kehidupan sehari-hari. “Mari kita mulai dari lingkungan terdekat—keluarga, RT, RW, hingga seluruh wilayah Kota Balikpapan. Dari Balikpapan, kita nyalakan obor Indonesia Raya,” pungkasnya. (KHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *