BALIKPAPAN — Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk memperkuat karakter kebangsaan generasi muda melalui program unggulan bertajuk “Goes to School.”
Program ini menjadi langkah nyata DPPI dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar, terutama bagi adik-adik Paskibraka yang akan menjadi penerus perjuangan bangsa.
Ketua DPPI Kota Balikpapan periode 2025–2029, Mohammad Akil Waludin, menjelaskan bahwa program ini lahir sebagai respons atas tantangan globalisasi dan derasnya arus modernisasi yang mempengaruhi cara pandang generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. “Bagaimana caranya kami bisa memberikan visi kepada adik-adik tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila ini? Karena dengan semakin kuatnya pengaruh global, nilai luhur Pancasila mulai memudar,” ujar Akil, Selasa (5/8/2025).
Melalui program “Goes to School,” para anggota DPPI akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk berbagi wawasan tentang Pancasila secara kreatif dan kontekstual. Mereka berupaya agar nilai-nilai dasar bangsa ini tetap relevan di tengah kehidupan modern yang serba digital dan cepat berubah.
“Program kami harus bisa mempertahankan nilai-nilai Pancasila, tapi tetap relevan dengan modernisasi,” tegas Akil.
Selain kegiatan di sekolah, DPPI juga berencana menggelar sosialisasi Pancasila di berbagai komunitas masyarakat sebagai bentuk perluasan gerakan pendidikan karakter. Menurut Akil, generasi muda harus dibekali dengan pondasi ideologis yang kuat agar tidak kehilangan jati diri di tengah perubahan zaman.
DPPI Kota Balikpapan sendiri baru dikukuhkan tahun ini dan menjadi angkatan perdana di kota minyak tersebut. Akil, yang merupakan Purna Paskibraka angkatan 2021, terpilih sebagai ketua setelah melalui proses seleksi ketat mencakup wawancara dan asesmen kepemimpinan.
Dari puluhan peserta yang mendaftar, tujuh orang berhasil lolos dan ditetapkan sebagai pengurus inti, sementara beberapa di antaranya kini telah aktif di dunia kerja atau organisasi sosial. “Kami lahir dari Paskibraka Indonesia, jadi sudah seharusnya kami memberi kontribusi balik. DPPI ini wadah bagi kami untuk menanamkan kembali semangat Pancasila kepada adik-adik penerus bangsa,” tutur Akil.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, menyambut positif terbentuknya DPPI ini. Menurutnya, Balikpapan patut berbangga karena untuk pertama kalinya memiliki perwakilan resmi Duta Pancasila di tingkat kota “Tahun ini yang perdana kita kukuhkan. Sebelumnya belum pernah ada yang ikut, apalagi yang lolos,” ungkapnya.
Sutadi berharap kehadiran DPPI bisa menjadi motor penggerak dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah generasi muda. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPPI, sekolah, dan pemerintah daerah agar semangat kebangsaan terus tumbuh di setiap lapisan masyarakat.
“Kami ingin DPPI menjadi contoh bahwa cinta tanah air dan semangat Pancasila bisa disampaikan dengan cara yang kekinian, tanpa kehilangan makna,” tutupnya. (KHub)

