Kerja Bakti Massal Warnai Semangat HUT ke-80 RI di Kelurahan Mekar Sari

KALTIMHUB, BALIKPAPAN – Pagi Minggu (10/8), suasana di Kelurahan Mekar Sari tampak lebih hidup dari biasanya. Warga di seluruh RT kompak turun ke lingkungan masing-masing untuk mengikuti Kerja Bakti Massal (KBM) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih rutin. Di balik sapu, cangkul, dan ember, terselip semangat gotong royong dan nasionalisme yang menguat seiring mendekatnya tanggal 17 Agustus.

Meski KBM digelar serentak, beberapa RT telah lebih dulu bergerak sejak awal Agustus. Selain membersihkan lingkungan, mereka juga mulai menyiapkan beragam perlombaan kemerdekaan yang akan memeriahkan suasana hingga hari puncak nanti.

Menurut Faresi, Kepala Seksi Ketentraman, Ketertiban, dan Lingkungan Hidup Kelurahan Mekar Sari, kegiatan kerja bakti ini meliputi pembersihan drainase, halaman rumah, pengecekan genangan air untuk mencegah jentik nyamuk DBD, serta pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul. “Lingkungan yang bersih dan tertata itu bukan hanya soal keindahan, tapi juga mencerminkan semangat kebangsaan. Ini menjadi landasan untuk menumbuhkan kebhinekaan dan rasa kebersamaan antarwarga,” ujarnya.

Selain kegiatan fisik, antusiasme warga juga terlihat lewat lomba-lomba di tingkat RT yang sudah dimulai sejak awal bulan. Puncak rangkaian perayaan akan ditandai dengan jalan santai dan pembagian hadiah, yang tak hanya menghibur tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Kelurahan juga mengimbau agar masyarakat terus menjaga semangat Agustus setiap tahun, bukan hanya lewat kerja bakti tetapi juga melalui kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya yang mempererat persatuan dan kesatuan. “Balikpapan ini kota yang dihuni banyak etnis dan agama. Momen HUT RI menjadi saat tepat untuk saling mengenal, menjaga kerukunan, dan memperkuat rasa memiliki terhadap kota ini,” lanjut Faresi.

Faresi memberikan apresiasi khusus kepada warga yang tanpa diminta langsung mengibarkan bendera Merah Putih di depan rumah sejak awal bulan. Baginya, hal itu menjadi indikator nyata bahwa semangat kemerdekaan masih hidup di tengah masyarakat. “Itu bukti bahwa warga masih menjaga nilai-nilai perjuangan dan menghormati jasa para pahlawan. Semangat seperti inilah yang ingin terus kami hidupkan di setiap peringatan kemerdekaan,” tutupnya. (KHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *