Germas Meriahkan Wisata Kang Bejo, Warga Sehat dan Pariwisata Lokal Terangkat

KALTIMHUB, BALIKPAPAN – Udara pagi di Wisata Edukasi Kang Bejo, Jumat (15/8), terasa lebih segar dari biasanya. Di bawah semangat merah putih, ratusan warga tumpah ruah mengikuti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar Kecamatan Balikpapan Tengah, sekaligus memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Dibalut nuansa nasionalisme, peserta yang terdiri dari pegawai kecamatan, PKK, lurah se-Balikpapan Tengah, mahasiswa KKN, hingga masyarakat umum, memadati kawasan wisata yang kini mulai naik daun sebagai ikon desa wisata satu-satunya di Balikpapan Tengah.

Kegiatan dimulai dengan senam bersama yang menggugah semangat. Setelahnya, peserta bisa menikmati pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi oleh pihak kecamatan. Suasana hangat dan akrab tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan.

Menurut Sekretaris Kecamatan Balikpapan Tengah, Netty Musriani, kegiatan ini bukan sekadar memperingati hari kemerdekaan, tapi juga bentuk nyata edukasi gaya hidup sehat dan promosi potensi lokal. “Melalui Germas ini, kami ingin masyarakat sadar pentingnya kesehatan sekaligus bangga dengan wisata lokal seperti Kang Bejo,” ujar Netty.

Yang membuat acara makin menarik, digelar pula Lomba Konten Kreatif bertema “Germas bersama Wisata Edukasi Kang Bejo”. Para peserta ditantang membuat konten foto atau video terbaik dengan hadiah menarik berupa voucher menginap dan sarapan dari Hotel Pacific.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa memetik kangkung langsung dari kebun dan membelinya langsung dari petani. Sebagai pelengkap, Netty memperkenalkan batik khas Kang Bejo yang unik karena mengangkat motif kangkung sebagai ciri khas lokal. “Batik ini bisa jadi oleh-oleh khas Balikpapan Tengah. Kalau tertarik, bisa langsung hubungi pengurus Kang Bejo,” katanya.

Setelah senam dan cek kesehatan, para peserta dipersilakan mencicipi hidangan lokal di Pujasera Kang Bejo. Aneka menu menggoda disajikan, mulai dari bakwan kangkung, mie ayam, sanggar pisang, hingga yang paling jadi primadona—pecel kangkung. Lebih dari sekadar makan bersama, momen ini menjadi ajang memperkenalkan kuliner khas yang bisa menjadi daya tarik wisata ke depan. “Kegiatan ini menggabungkan edukasi, kesehatan, dan ekonomi kreatif. Inilah bentuk pariwisata berkelanjutan yang kami dorong di Balikpapan Tengah,” pungkas Netty. (KHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *