Meriah! Ekraf Middle Fest 2025 Balikpapan Tengah Resmi Dibuka, Jadi Panggung Kreativitas dan Penggerak Ekonomi Lokal

KALTIMHUB, BALIKPAPAN – Festival Ekonomi Kreatif (Ekraf) Middle Fest 2025 Series 2 resmi dibuka dengan semarak oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Balikpapan, Siti Kotijah Bagus Susetyo, serta Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo, di Gedung Parkir Klandasan, Rabu (27/8).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bukan hanya sekadar ajang pameran produk kreatif, namun juga menjadi ruang kolaborasi, inovasi, serta penguatan ekonomi lokal, khususnya di tengah tantangan zaman yang semakin dinamis.

“Ekraf Middle Fest Series 2 menjadi momentum untuk tumbuh bersama, saling menguatkan, dan terus melangkah ke arah yang lebih baik,” ujar Camat Balikpapan Tengah, Agung Budi Wibowo dalam sambutannya.

20 Stand UMKM, Lomba Kreatif Hingga Edukasi Anak

Festival ini diramaikan oleh 20 stand UMKM dari berbagai kelurahan di Kecamatan Balikpapan Tengah, yang menampilkan aneka produk lokal unggulan, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fashion, hingga produk inovatif berbasis teknologi tepat guna (TTG).

Tak hanya itu, aneka lomba kekinian juga turut menyemarakkan festival, antara lain Lomba tari kontemporer, E-sport Free Fire, Festival band dan supporter, Lomba karikatur dan konten kreator, Karaoke dan Ranking 1.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Gebyar Bunda PAUD 2025, seperti lomba mewarnai, menyanyi solo, kolase, dan menyusun geometri yang diikuti ratusan anak-anak usia dini.

Selain itu, terdapat juga workshop Teknologi Tepat Guna, talkshow parenting, serta pameran Hari Anak Nasional, yang membuka ruang belajar bagi masyarakat dari berbagai lapisan usia.

Dari Kota Energi ke Kota Kreatif: Balikpapan Siap Bersinar

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan Ekraf Middle Fest yang digagas oleh Kecamatan Balikpapan Tengah. Ia menekankan bahwa ekonomi kreatif adalah masa depan kota Balikpapan, yang tidak lagi hanya bergantung pada industri ekstraktif seperti tambang dan migas.

“Balikpapan bukan kota tambang. Kita adalah kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). Ekraf seperti ini adalah jantung ekonomi baru kita, dan harus terus dikembangkan,” tegas Bagus.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan potensi pelaku UMKM dan komunitas kreatif lokal. Pemerintah kota juga telah menyusun berbagai kebijakan untuk mendukung pertumbuhan kawasan ekonomi kreatif, termasuk pemanfaatan ruang publik sebagai arena kolaborasi dan pameran produk kreatif.

“Kami ingin Ekraf Middle Fest menjadi agenda tahunan, bukan hanya di Balikpapan Tengah, tapi bisa direplikasi di kecamatan lain. Ini bukan hanya panggung hiburan, tetapi arena pemberdayaan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (KHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *