KALTIMHUB, BALIKPAPAN – Dalam upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana, Kelurahan Karang Rejo mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Mitigasi Bencana yang dipusatkan di Taman Wisata Tanjung Gading KM 12, baru-baru ini.
Kegiatan ini melibatkan 70 peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari LPM, ketua RT, kader kesehatan, PKK, Karang Taruna, Tagana, Linmas, Katana, hingga LKM, Kadarkum, Puskesos, dan PPATBM. Pelatihan dipandu langsung oleh tim dari BPBD Kota Balikpapan, yang memberikan materi edukatif sekaligus praktik lapangan.
Salah satu momen paling krusial dalam pelatihan ini adalah simulasi pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan media kain atau selimut. Peserta dilatih untuk bertindak cepat, tepat, dan tenang dalam menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran kecil yang bisa terjadi kapan saja di lingkungan rumah.
“Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Bukan hanya teori, tapi keterampilan praktis yang bisa menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerugian materi,” ujar Lurah Karang Rejo, Budi.
Pemilihan peserta dari pengurus lembaga kelurahan bukan tanpa alasan. Menurut Budi, mereka adalah sosok-sosok strategis yang dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki, para ketua RT, kader, maupun pengurus lembaga bisa menularkan edukasi kebencanaan ini ke warga lainnya,” jelasnya.
Pelatihan ini juga bertujuan membangun budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat, mulai dari mengenali potensi risiko, mengetahui prosedur evakuasi, hingga berlatih mengendalikan kepanikan saat kondisi darurat.
Budi menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam membangun sistem ketahanan berbasis komunitas.
“Kita harus terus meningkatkan kemampuan dalam menghadapi bencana maupun kejadian tak terduga. Jika masyarakat siap, kita bisa mengurangi dampak buruk dan bangkit lebih cepat,” tandasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kota Balikpapan dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
“Terima kasih atas kolaborasi semua pihak. Semoga ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan dan ditularkan, demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan siap siaga,” tutupnya. (KHub)

