Rumah Berdaya Mekar Sari Resmi Diluncurkan, CSR Pertamina Dorong Warga Balikpapan Kembangkan Keterampilan Daur Ulang

KALTIMHUB, BALIKPAPAN – Antusiasme warga RT 21 Kelurahan Mekar Sari memuncak saat grand opening sekaligus sosialisasi program “Rumah Berdaya Balikpapan”, Jumat (19/9/2025). Kegiatan yang digelar di Posyandu Mekar Sari Berseri 21 ini merupakan bagian dari program CSR Pertamina Hijau, hasil kolaborasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU V Balikpapan dengan Liberty Society Foundation.

Program ini tak sekadar menebar semangat lingkungan, tetapi juga mendorong keterampilan baru yang bisa menjadi sumber penghasilan—mulai dari bank sampah, hidroponik melon, hingga pelatihan menjahit dengan material ramah lingkungan.

Muhammad Zayyan, perwakilan dari Manajer Communication, Relations and CSR PT KPI RU V Balikpapan, menyebut Kelurahan Mekar Sari yang berada di wilayah Ring 2 telah menunjukkan kiprah aktif dalam pengelolaan lingkungan sejak 2024 melalui program Proklim Mekarsari. “Dari total 14 kelurahan yang menjadi mitra CSR KPI di Balikpapan, masing-masing difokuskan pada empat pilar: Pertamina Sehat, Pertamina Cerdas, Pertamina Berdikari, dan Pertamina Hijau. Mekar Sari kami tetapkan sebagai lokasi pengembangan Pertamina Hijau karena konsistensinya,” ujar Zayyan.

Setelah sukses dengan Bank Sampah dan budidaya hidroponik melon, langkah selanjutnya adalah memperkuat pemanfaatan sampah non-organik. Salah satunya dengan pelatihan menjahit berbahan limbah, yang akan dijalankan selama tiga bulan ke depan bersama Liberty Society.

Program pelatihan ini digelar di Proklim Mekar Sari, sebagai bagian dari transformasi RT 21 menuju Kampung Daur Ulang. Warga akan dibekali keterampilan menjahit dengan bahan-bahan bekas yang bisa dikreasikan menjadi produk fungsional dan bernilai jual.

Sekretaris Kecamatan Balikpapan Tengah, Netty Musriani, menyampaikan apresiasi atas langkah Pertamina dan masyarakat RT 21 yang dinilai visioner dan inovatif. “Di tengah tekanan ekonomi, kemampuan untuk mengubah keterampilan menjadi penghasilan adalah aset luar biasa. Program ini bukan hanya CSR, tapi juga bentuk investasi sosial strategis,” kata Netty.

Ia juga menyoroti capaian lingkungan RT 21 yang telah aktif mengelola kawasan Clean, Green & Healthy (CGH), mengaktifkan bank sampah, dan kini bersiap naik kelas menjadi kampung daur ulang.

Sebelum peluncuran Rumah Berdaya, RT 21 telah lebih dulu menjalankan pengelolaan lingkungan berbasis partisipatif. Pengelolaan sampah terintegrasi, edukasi warga, dan kolaborasi antar elemen masyarakat menjadi fondasi kuat.

Melalui program ini, Pertamina berharap bisa menularkan semangat keberdayaan dan ramah lingkungan ke wilayah lain di Balikpapan. “Harapan kami, warga tak hanya peduli lingkungan, tapi juga berdaya secara ekonomi melalui pemanfaatan limbah,” tutup Zayyan. (KHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *