Kesbangpol Balikpapan Dorong Mahasiswa Berperan dalam Demokrasi Lewat Pendidikan Politik

KALTIM HUB, BALIKPAPAN — BALIKPAPAN — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan kembali menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran politik serta meningkatkan partisipasi generasi muda dalam membangun demokrasi yang sehat dan beretika.

Kegiatan yang melibatkan Institut Teknologi Kalimantan (ITK), STIE Madani Balikpapan, Universitas Mulia, dan STIE Balikpapan tersebut dilaksanakan pada 13–15 Oktober 2025. Mahasiswa diajak memahami bahwa politik tidak sekadar perebutan kekuasaan, tetapi merupakan bagian penting dari tanggung jawab sebagai warga negara.

Kepala Kesbangpol Balikpapan, Sutadi, menegaskan bahwa generasi muda harus memiliki perspektif yang benar mengenai politik.

“Politik bukan soal kekuasaan, tapi tentang kepedulian dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Partisipasi positif diperlukan untuk mengimbangi dampak negatif yang muncul di lingkungan politik,” ujarnya, Sabtu (11/10).

Menurut Sutadi, mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang memegang peran strategis dalam mengawal kehidupan demokrasi. Karena itu, keterlibatan aktif mereka sangat diperlukan agar kualitas demokrasi terus terjaga.

“Mahasiswa mampu membawa perubahan menuju Indonesia yang lebih baik. Mereka tidak boleh abai terhadap kondisi sekelilingnya,” tegasnya.

Program sosialisasi dirancang dengan pendekatan interaktif agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep politik secara teoritis, melainkan juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sosial. Kegiatan berupa diskusi kelompok, simulasi kebijakan publik, hingga sesi tanya jawab dengan narasumber ahli turut digelar untuk memperluas wawasan peserta.

Kesbangpol berharap peningkatan literasi politik mahasiswa dapat memperkuat demokrasi lokal. Setelah mengikuti sosialisasi ini, mahasiswa diharapkan turut menyebarluaskan nilai-nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab di lingkungan masing-masing.

“Kami ingin mahasiswa menjadi agen perubahan yang kritis dan berani bersuara untuk kepentingan masyarakat,” tambah Sutadi.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Balikpapan dalam membuka ruang edukasi politik bagi generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.(KaltimHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *