KALTIMHUB, BALIKPAPAN — Upaya membangun lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan di Kota Balikpapan kembali menorehkan prestasi. Lurah Gunung Sari Ilir, Arwani, berhasil meraih predikat Lurah Motivator dalam ajang Eco Office dan Clean Green Healthy (CGH) Awarding 2025 yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Selasa (4/11). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya yang dinilai mampu menggerakkan partisipasi masyarakat serta menghadirkan berbagai inovasi lingkungan yang berdampak nyata.
Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan kawasan Kampung Bungas—yang terdiri dari RT 64, 65, 66, 68, dan 69—meraih Juara Pertama lomba CGH tingkat Kota Balikpapan tahun 2025. Kampung ini dikenal sebagai salah satu ikon urban farming yang berkembang pesat dan menjadi contoh kolaborasi solid antara warga, pengurus kampung, serta dukungan pemerintah kelurahan dan kecamatan.
Arwani mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, keberhasilan Kampung Bungas merupakan hasil kerja sama yang baik dari berbagai pihak. “Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil kerja sama semua unsur—mulai dari masyarakat, pengurus Kampung Bungas, hingga dukungan Kecamatan Balikpapan Tengah. Koordinasi yang baik membuat kami bisa meraih hasil yang membanggakan,” ujarnya.
Ia berharap pencapaian Kampung Bungas dapat menjadi pemantik semangat bagi RT lainnya di wilayah Gunung Sari Ilir untuk terus berinovasi, terutama dalam pengembangan ruang hijau, penguatan kawasan bebas sampah, serta perluasan praktik urban farming. “Semoga keberhasilan ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mendukung program CGH dan menghadirkan ekosistem hijau dan sehat di Kota Balikpapan,” tambahnya.
Ajang Eco Office dan CGH Awarding merupakan program tahunan Pemerintah Kota Balikpapan yang diselenggarakan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Program ini bertujuan memberikan apresiasi kepada lembaga, instansi, kelurahan, serta masyarakat yang konsisten menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.
Dengan prestasi yang diraih Lurah Arwani dan Kampung Bungas, Gunung Sari Ilir menegaskan diri sebagai salah satu wilayah yang mampu menunjukkan bahwa perubahan lingkungan bukan hanya wacana, tetapi hasil dari kolaborasi, kepedulian, dan kerja nyata seluruh masyarakat. (KHub)

