Balikpapan Perkuat Predikat Kota Layak Anak, Genjot Sertifikasi Ruang Bermain dan Taman Asuh Ramah Anak

KALTIMHUB, BALIKPAPAN — Sebagai kota yang telah meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama, Balikpapan terus memperkuat komitmennya dalam penyediaan fasilitas publik yang aman dan ramah bagi anak. Tahun ini, upaya peningkatan kualitas layanan difokuskan pada proses sertifikasi dua jenis lembaga pendukung: Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dan Taman Asuh Ramah Anak (TARA).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan, Nursyamsiarni D. Larose, mengungkapkan bahwa proses sertifikasi tengah berlangsung melalui pendampingan intensif bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA). “Dua taman yang diajukan untuk memenuhi standar RBRA adalah Taman Bekapai di Balikpapan Kota dan Taman Tiga Generasi di Balikpapan Selatan,” jelasnya.

Selain itu, DP3AKB juga mendorong standarisasi Taman Asuh Ramah Anak (TARA) yang dikelola oleh Koperasi Beriman Korpri. Saat ini proses pendampingan dilakukan secara daring, termasuk pengiriman seluruh dokumen administratif dan bukti pendukung seperti foto serta data fasilitas. “Kementerian akan mengevaluasi kelengkapan administrasi serta bukti dukung yang kami kirimkan. Semua checklist harus terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Nursyamsiarni.

Pada akhir November, tim Kementerian PPPA dijadwalkan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kesesuaian antara kondisi nyata dengan dokumen yang diajukan. Jika semua unsur dinyatakan memenuhi standar, kedua taman tersebut akan menerima sertifikat resmi sebagai RBRA.

Nursyamsiarni menegaskan bahwa langkah sertifikasi ini sangat penting untuk memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota yang ramah anak. Meski telah memenuhi unsur Perda Penyelenggaraan KLA dalam evaluasi nasional, kota ini masih memerlukan penambahan fasilitas dan lembaga yang tersertifikasi resmi dari Kementerian PPPA. “Saat ini kami mendorong sertifikasi RBRA dan TARA. Rumah Ibadah Ramah Anak juga menjadi salah satu indikator penilaian penting. Harapannya, berbagai fasilitas dan lembaga di Balikpapan dapat memenuhi standar pemenuhan hak anak,” pungkasnya. (KHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *