Balikpapan Intensifkan Promosi ke Kedutaan Besar, Bidik Investasi Global untuk Penyangga IKN

KALTIM HUB, BALIKPAPAN —  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan secara agresif mengimplementasikan tiga pilar strategis untuk memantapkan posisi kota sebagai gerbang investasi utama di Kalimantan sekaligus penyangga vital Ibu Kota Nusantara (IKN). Tiga pilar tersebut mencakup penguatan sinergi pusat-daerah, transformasi layanan digital, dan ekspansi promosi investasi ke kancah global.

Kepala DPMPTSP Balikpapan, Hasbullah Helmi, menekankan bahwa sinergi lintas wilayah dan kolaborasi dengan pemerintah pusat adalah kebutuhan strategis. Upaya ini bertujuan menciptakan iklim investasi yang tidak hanya kompetitif tetapi juga berkelanjutan, mengingat Balikpapan berada di jalur utama pembangunan Kalimantan.

a“Kami terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan seluruh daerah di Kalimantan untuk memastikan iklim investasi berkembang sehat, efektif, dan berkelanjutan. Balikpapan siap menjadi mitra strategis untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Helmi, Rabu (12/11/2025) saat diwawancarai.

Dalam rangka meningkatkan daya saing layanan, DPMPTSP fokus pada percepatan transformasi digital. Helmi meyakini digitalisasi adalah kunci efisiensi pelayanan publik modern, mampu memangkas response time dan meminimalkan human error.

Melalui layanan berbasis aplikasi, setiap laporan investasi dan aduan terdokumentasi secara otomatis, menciptakan jejak digital yang memperkuat akuntabilitas. Sistem ini juga memungkinkan analisis berkala terhadap pola keluhan masyarakat, yang kemudian digunakan sebagai basis data untuk perbaikan kebijakan dan peningkatan kualitas layanan.

“Data yang akurat akan menghasilkan penanganan yang lebih tepat sasaran. Secara sistem, digitalisasi menghadirkan pelayanan yang lebih transparan dan mudah diakses bagi pelaku usaha,” jelasnya.

Untuk menarik Foreign Direct Investment (FDI) yang signifikan, DPMPTSP Balikpapan telah mengintensifkan strategi promosi global. Langkah ini mencakup penguatan kerja sama lintas lembaga, termasuk membuka jejaring hingga ke Kedutaan Besar berbagai negara.

Helmi menyebut Balikpapan memiliki beragam sektor unggulan yang siap ditawarkan, mulai dari logistik, jasa, pariwisata, hingga industri pendukung supply chain pembangunan IKN. DPMPTSP menyiapkan data dan profil peluang usaha yang rinci agar investor memiliki gambaran yang jelas.

Selain menargetkan investor asing, pemerintah daerah juga bertekad memperkuat pelaku usaha lokal agar mereka siap menjadi mitra strategis bagi investasi yang masuk.

“Kami ingin potensi Balikpapan dikenal lebih luas di level internasional. Pada saat yang sama, kami ingin pelaku usaha lokal juga tumbuh, siap bersaing dan siap bermitra. Kolaborasi ini akan memperkuat perekonomian daerah secara keseluruhan,” tutup Helmi, menegaskan kesiapan Balikpapan menghadapi tantangan pembangunan dan peluang investasi yang lebih luas.(KaltimHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *