Balikpapan – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan bersama sejumlah instansi terkait mendampingi TPA K-Daycare Harapan Korpri dalam proses standarisasi Taman Asuh Ramah Anak (TARA) melalui zoom meeting, Jumat (14/11). Kegiatan ini menjadi langkah final sebelum verifikasi lapangan yang dijadwalkan 26–28 November 2025.
Plt. Kepala DP3AKB Balikpapan, Nursyamsiarni D. Larose, menekankan pentingnya pendampingan ini dalam pemenuhan hak anak. “Ini adalah bentuk kehadiran Pemerintah Kota untuk menjamin pemenuhan hak anak atas pengasuhan berbasis hak anak, demi mewujudkan kualitas hidup anak yang lebih baik. Setiap anak berhak mendapatkan pengasuhan yang optimal,” ujarnya.
Pendampingan kali ini fokus membahas “Pembahasan Borang Penilaian Persyaratan Foto dan Keterangan (BPPFK) Draf-2” untuk TPA K-Daycare Harapan Korpri. Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang membahas BPPFK Draf-1 pada 14 September 2025 serta pengumpulan draf pertama pada 15 Oktober 2025.
Zoom meeting menghadirkan berbagai pemangku kepentingan kunci, antara lain Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Kalimantan Timur, Dinas PPPA Kota Balikpapan, perwakilan TPA K-Daycare Harapan, tim administrasi/penanggung jawab TPA, dan auditor pendamping Rita Pranawati.
Koordinasi intensif ini dianggap krusial untuk memastikan seluruh dokumen dan kesiapan lembaga memenuhi standar TARA sebelum penilaian fisik dilakukan. “Verifikasi lapangan membutuhkan kesiapan menyeluruh, bukan sekadar dokumen administrasi. Pendampingan ini memastikan fakta di lapangan sesuai standar nasional,” ujar Nursyamsiarni.
Larose menambahkan, standardisasi TPA K-Daycare Harapan Korpri merupakan bagian dari tiga proses standarisasi layanan pemenuhan hak anak yang sedang dijalani Pemkot Balikpapan. Dua standarisasi lainnya adalah Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Taman Bekapai dan RBRA Taman Tiga Generasi. “Semua upaya ini merupakan bagian dari perwujudan Balikpapan sebagai Kota Layak Anak. Melalui standarisasi layanan-layanan ramah anak, kami berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang dan perlindungan anak di Kota Balikpapan,” pungkasnya. (KHub)

