KALTIMUB, BALIKPAPAN – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan perizinan kembali digencarkan Pemerintah Kota Balikpapan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantauan Pemenuhan Persyaratan Perizinan Berusaha dan Evaluasi Pelaksanaan OSS RBA di Grand Jatra Hotel.
Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pelaku usaha, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan untuk memperkuat pemahaman terkait implementasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) — sistem perizinan berusaha berbasis risiko yang kini menjadi standar nasional.
Melalui bimtek tersebut, para peserta mendapatkan pendalaman materi mulai dari tata cara pemenuhan standar perizinan, mekanisme pengawasan kegiatan usaha, hingga strategi meningkatkan kualitas layanan publik. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta pemaparan langsung narasumber, sehingga membuka ruang sinergi dan memperluas pemahaman lintas sektor.
Selain memperkuat kapasitas teknis, kegiatan ini turut berperan penting dalam mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif, modern, dan berdaya saing tinggi—sejalan dengan arah pembangunan Kota Balikpapan sebagai kota jasa dan investasi.
Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, menegaskan bahwa konsistensi implementasi OSS RBA serta kepatuhan terhadap persyaratan perizinan merupakan fondasi utama terciptanya lingkungan usaha yang aman dan tertib. “Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan seluruh pelaku usaha dan instansi memahami secara mendalam pemenuhan persyaratan dalam OSS RBA. Perizinan yang tertib adalah dasar bagi investasi yang sehat, berkelanjutan, dan memberi kepastian bagi semua pihak,” ujar Hasbullah Helmi, Kamis (19/11/2025).
DPMPTSP Balikpapan berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan penguatan SDM, pemanfaatan teknologi, dan koordinasi lintas sektor. Langkah ini diharapkan menjadikan Balikpapan semakin ramah investasi serta kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
Di akhir kegiatan, DPMPTSP menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber atas partisipasi aktif mereka. Kolaborasi semacam ini diyakini menjadi kunci untuk menghadirkan layanan perizinan yang adaptif terhadap perubahan regulasi, responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha, dan semakin mudah diakses oleh masyarakat. (KHub)

