BALIKPAPAN — Upaya meningkatkan kedisiplinan pelaku usaha dalam pelaporan kegiatan investasi kembali ditegaskan Pemerintah Kota Balikpapan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Kegiatan yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan ini berlangsung di Hotel Grand Tjokro dan menghadirkan perwakilan perusahaan dari berbagai sektor industri strategis.
Bimtek LKPM kali ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Investasi/BKPM, dengan penyampaian materi dilakukan secara komprehensif melalui paparan regulasi, diskusi interaktif, hingga praktik langsung pengisian laporan. Peserta dibimbing untuk memahami alur pelaporan yang benar, mengenali kesalahan yang kerap terjadi, serta mempelajari strategi agar penyusunan laporan sesuai dengan ketentuan terbaru.
Perusahaan peserta berasal dari berbagai sektor mulai dari industri manufaktur, perdagangan, energi, hingga konstruksi—yang sehari-hari berhadapan langsung dengan kewajiban pelaporan investasi. Melalui simulasi dan pendampingan di tempat, para peserta dapat segera mengoreksi kekeliruan sekaligus menata ulang proses internal perusahaan untuk memastikan kepatuhan.
Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, menegaskan bahwa kualitas data LKPM menjadi faktor penting dalam penyusunan kebijakan daerah. Data tersebut, ujar Helmi, adalah gambaran kondisi investasi yang sesungguhnya di lapangan dan sangat mempengaruhi arah perencanaan pemerintah.
“Masih ada beberapa perusahaan, terutama di sektor konstruksi, yang menghadapi kesulitan dalam penyusunan LKPM. Melalui bimtek ini, kami ingin memastikan mereka bisa berkonsultasi langsung dan mempraktikkan penyusunan laporan agar potensi kesalahan dapat diminimalkan,” jelasnya, Selasa (23/11/2025).
Helmi menambahkan, pelaksanaan bimtek bukan hanya soal meningkatkan kepatuhan administratif, namun juga membangun budaya transparansi demi menciptakan iklim usaha yang aman, tertib, dan berkelanjutan. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berpihak pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Pemkot Balikpapan dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk membangun sistem pelaporan investasi yang solid. Selain mendorong kepatuhan pelaku usaha, bimtek ini memperkuat layanan investasi yang lebih efektif dan ramah bagi investor daerah.
Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, Balikpapan menegaskan diri sebagai kota yang serius membangun iklim investasi yang kompetitif, transparan, dan berkelanjutan—sejalan dengan visi menjadikan Balikpapan sebagai kota tujuan investasi yang terpercaya. (KHub)

