KALTIM HUB, BALIKPAPAN — Meski menghadapi koreksi PAD akibat penyesuaian kebijakan keuangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD), masih optimistis terhadap stabilitas fiskal daerah. Hal itu ditopang oleh sejumlah sumber pendapatan lain di luar pajak daerah.
Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham Mustari, menyebut penyeimbang pendapatan daerah berasal dari sektor non-pajak dan bahkan non-Pendapatan Asli Daerah (non-PAD). “Sumbernya bisa dari dana transfer pusat, bagi hasil pajak, serta dana insentif daerah (DID) yang masih akan diterima hingga akhir tahun,” ujarnya belum lama ini.
Ia menambahkan, koordinasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus dilakukan agar pengelolaan pendapatan tetap optimal. “Kami di BPPDRD memastikan bahwa PAD memang sedikit terdampak, tapi dari sisi total pendapatan daerah masih bisa tertutup dari sumber lain,” katanya.
Kendati ada penyesuaian fiskal, Idham menilai kondisi keuangan Balikpapan masih terkendali. “Yang penting adalah menjaga struktur tetap sehat dan realisasi belanja tidak melampaui kemampuan pendapatan,” pungkasnya.(Kaltim Hub)

