Pemkot Balikpapan Hadirkan Mobil Layanan Pajak, Dekatkan Pelayanan hingga Perumahan Warga

KALTIM HUB, BALIKPAPAN —  Pemerintah Kota Balikpapan terus berupaya mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. Kali ini, Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) menghadirkan Mobil Layanan Pajak Daerahsebagai solusi praktis bagi warga yang ingin membayar maupun mengurus Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham, mengatakan mobil layanan pajak akan beroperasi di sembilan lokasi strategismulai 7 hingga 24 Juli 2025, setiap pukul 09.00–13.00 WITA. “Kami hadir langsung di tengah masyarakat agar warga tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor untuk memenuhi kewajiban pajaknya,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

Program mobil layanan pajak, lanjut Idham, bukan sekadar mempermudah urusan administrasi, tetapi juga bagian dari komitmen Pemkot dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak.

“PBB-P2 merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika masyarakat patuh membayar pajak, pembangunan kota bisa berjalan lebih optimal. Namun, pemerintah juga harus berinovasi agar layanan publik semakin dekat dan mudah dijangkau,” jelasnya.

Mobil pajak keliling ditempatkan di titik-titik strategis seperti perumahan, fasilitas umum, dan rumah ibadah. Selain menerima pembayaran, tim BPPDRD juga memberikan edukasi mengenai manfaat pajak, tata cara pembayaran digital, validasi data objek pajak, hingga mutasi kepemilikan.

“Program ini sangat membantu warga yang kesulitan mengurus pajak. Dengan adanya mobil pajak keliling, masyarakat bisa lebih mudah memenuhi kewajibannya tanpa harus datang ke kantor,” tambah Idham.

Menurut Idham, pelayanan publik yang cepat, mudah, dan ramah bukan hanya jargon, melainkan komitmen nyata yang kini bisa dirasakan langsung masyarakat Balikpapan. Ia pun mengingatkan agar warga tidak menunda kewajiban pajaknya.

“Semakin cepat diselesaikan, semakin baik bagi kita semua. Dukungan masyarakat adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah dan warga dalam membangun Balikpapan,” tegasnya.

Dengan strategi jemput bola melalui mobil layanan pajak, Pemkot Balikpapan berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat, sekaligus memperkuat fondasi fiskal untuk pembangunan kota yang berkelanjutan.(Kaltim Hub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *