Paskibraka Balikpapan Siap Kibarkan Merah Putih, 39 Pelajar Terbaik dan 14 Hari Karantina

KALTIMHUB, BALIKPAPAN – Di tengah gegap gempita menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, denyut semangat kebangsaan kian terasa di Kota Balikpapan. Di balik persiapan megah upacara yang akan digelar di halaman BSCC Dome pada Minggu pagi (17/8/2025), sekelompok pemuda dan pemudi pilihan telah bersiap mengemban tugas paling sakral dalam peringatan kemerdekaan: mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Mereka adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Balikpapan – generasi muda yang dipersiapkan secara serius, dilatih secara militan, dan dididik untuk tampil dengan penuh kehormatan di momen bersejarah.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi, memastikan seluruh anggota Paskibraka dalam kondisi prima, baik secara fisik maupun mental. “Alhamdulillah, persiapan mereka hampir 100 persen. Tidak hanya siap mengibarkan bendera, mereka juga siap menjadi simbol semangat pemuda-pemudi Indonesia,” ujar Sutadi, usai pengukuhan tim di Balai Kota, Jumat (15/8).

Tahun ini, formasi Paskibraka diisi oleh 39 siswa kelas X dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Balikpapan. Mereka lolos dari proses seleksi ketat yang digelar Juli lalu – bukan sekadar pintar baris-berbaris, tapi juga punya jiwa nasionalis, wawasan kebangsaan, dan mental juara. “Ada 20 siswa laki-laki dan 19 siswi perempuan. Kami pastikan, mereka adalah yang terbaik dari yang terbaik,” tegas Sutadi.

Seleksi yang mereka hadapi mencakup uji fisik, tes pengetahuan umum, baris-berbaris, serta wawancara personal. Dari ratusan pelamar, hanya 39 yang layak menginjak lapangan kehormatan.

Sejak 1 Agustus, para anggota Paskibraka dikarantina di BDI Townhouse. Selama 14 hari penuh, mereka digembleng secara intensif. Latihan berlangsung dari pagi hingga malam, dipandu langsung oleh pelatih dari unsur TNI, Polri, dan purna Paskibraka.

Agenda latihan mencakup pemanasan fisik, pembentukan formasi, simulasi upacara, hingga sesi pembinaan karakter dan kebangsaan. “Mereka tidak hanya dilatih mengibarkan bendera dengan benar, tapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin dan tangguh,” tambah Sutadi.

Salah satu anggota tim, Thionel Baya Apui, siswa SMAN 1 Balikpapan, mengungkapkan rasa haru sekaligus bangga terpilih sebagai bagian dari Paskibraka 2025. “Ini bukan cuma soal baris-berbaris. Ini soal menjadi bagian dari sejarah. Kami ingin membuktikan bahwa generasi muda siap menjaga dan melanjutkan perjuangan para pahlawan,” ujar Thionel, penuh semangat.

Meski fisik dan mental ditempa habis-habisan, semangat kebersamaan membuat segalanya terasa lebih ringan. “Kami saling mendukung. Tidak ada yang ditinggal. Semua berjuang bersama,” tambahnya.

Menurut Sutadi, suksesnya persiapan ini tak lepas dari sinergi berbagai pihak: pelatih, pemerintah, sekolah, dan terutama para orang tua.“Kami mohon doa dari masyarakat Balikpapan. Semoga upacara berlangsung lancar dan menjadi kebanggaan bersama,” ucapnya.

Ribuan warga diprediksi akan memadati Lapangan Merdeka pada Minggu pagi. Selain prosesi pengibaran bendera, acara juga akan diisi oleh marching band, paduan suara pelajar, hingga atraksi budaya daerah.

Di tengah tantangan zaman dan derasnya arus digital, momen ini diharapkan menjadi titik balik bagi generasi muda Balikpapan: menemukan jati diri sebagai anak bangsa, mencintai tanah air, dan merawat semangat kebangsaan. (KHub)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *