KALTIMHUB, BALIKPAPAN — Suasana meriah menyelimuti Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Sabtu (8/11) malam. Pentas seni yang menjadi puncak rangkaian Pasar Rakyat Kampung Blora berhasil memikat perhatian warga. Tidak sekadar menjadi hiburan, pertunjukan ini tampil sebagai ruang ekspresi budaya yang sarat nilai kebangsaan, sekaligus menggelorakan semangat Hari Pahlawan.
Pagelaran tersebut menampilkan kekayaan seni Nusantara. Kelompok Tari Sekar Blora—paguyuban warga asal Blora—memberikan sentuhan khas budaya Jawa melalui rangkaian tarian yang dikemas apik.
Penonton diajak menikmati kelembutan Tari Gambyong, yang kemudian dibalas dengan ketelitian dan dinamika Tari Piring. Suasana semakin semarak ketika Tari Barong tampil dengan energi yang menggugah.
Keistimewaan malam itu adalah keharmonisan perpaduan budaya. Tidak hanya kesenian dari Jawa, panggung juga menampilkan Tari Dayak sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal Kalimantan. Kolaborasi semakin hidup dengan hadirnya Tari Buto Cakil dan Ganongan, serta penampilan Puisi Perjuangan yang menguatkan tema Hari Pahlawan.
Pentas seni ini turut mendapat perhatian jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat. Hadir Camat Balikpapan Tengah Ariefdah Aida Kuntjoro, Anggota DPRD Kaltim La Ode Nasir, Anggota DPRD Balikpapan Iim Rahman, Lurah Karang Rejo Budi, Sekcam Balikpapan Tengah Netty Musriani, serta Ketua Forum UMKM Balikpapan Tengah Dyah Retnani.
Camat Ariefdah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pentas seni seperti inilah yang akan menjadi roh dan identitas dari Kampung Tematik Blora yang kita dukung bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pentas seni ini tidak hanya memperingati jasa para pahlawan, tetapi juga memperkuat komitmen dalam melestarikan budaya sebagai jati diri Kampung Blora. Dengan antusiasme warga dan kolaborasi berbagai pihak, Kampung Blora semakin mantap melangkah menuju pengembangan sebagai kampung tematik berbasis budaya. (KHub)

